Posts

Showing posts from 2023

Tentang Bully, Tentang Pertemanan

Image
( Tulisan telah diterbitkan di  https://www.lekontt.com/2019/09/tentang-bully-tentang-pertemanan.html. 23 September 2019) Bernadino de Espirito Santo tiba di kota itu dalam usia yang masih muda, baru menginjak kepala dua lebih sedikit. Bergairah, punya sedikit uang untuk mulai menuntut ilmu di salah satu Kampus, dan menyiapkan hati seluang-luangnya untuk cinta-cinta yang diam-diam didoakannya untuk segera datang dan tumbuh berbuah semontok dan semolek mungkin. Dari kampung, lama menjadi petani kopi sebelum akhirnya punya uang untuk sekolah. Ia adalah pribadi yang gampang sekali tertawa. Memang, udara dingin di gunung-gunung, tempat moyangnya entah pada masa kapan memulai usaha  perkebunan kopi, hanya bisa terusir dengan hati yang pandai berlelucon. Lelucon yang polos, yang tak usah dibeli dengan paket data di video-video di internet. Sayang sekali, anak-anak kota sudah dididik  (yang jelas bukan oleh guru BP dan guru sekolah minggu mereka) untuk memandang orang dari daera...

Kelas Sore

    A lasan cerita ini menjadi sebuah tulisan adalah karena permintaan dari seorang teman, seorang karib dekat. Seorang sahabat. O rang yang akan ada dalam cerita ini juga . Dia tahu kalau aku sedikit bisa menulis, dari beberapa cerpen yang biasa kubuat untuk situs-situs yang me nerima tulisan atau karangan sastra dengan seleksi yang tidak terlalu ketat. Di lingkup pertemanan kami, para penggemar sastra yang biasa-biasa saja, termasuk si sahabat, rata-rata suka membaca karya di situs-situs itu, atau ada juga yang pernah karyanya terbit di situs-situs sastra yang kalam dan santai itu. Ketertarikanku menuliskannya timbul dari cara, katakan saja kebiasaannya,saat Ia men cerita kan pengalama n itu. Meskipun ceritanya hanya soal hal-hal biasa. Hal keseharian yang agak membosankan. Ia bercerita seolah cerita-cerita ini adalah salah satu dari hal berharga yang dimilikinya. Beberapa kali   aku mendengarkannya bercerita, dan kadang aku merasa ada hal lebih yang entah se...

Kabar dari Awan

Catatan untuk Monument , sebuah album musik dari SHAGAH.  Monument diluncurkan pada 23 Oktober 2023 di kota Kupang.  “For music to become an idiom of artistic expression also required a certain amount of leisure” ( Michael Spitzer, 2021) Monumen Yang Terurai, Yang Terbangun Dalam film Letter from Iwojima (Eastwood: 2006) , saat Jenderal Tadamichi Kuribayashi berada di dalam pesawat yang mengantarkannya ke pulau tempatnya bertugas,Ia dibayangi oleh suaranya sendiri yang membaca sebuah surat, beberapa bagian dari surat itu berbunyi   “ Aku percaya semua yang ada di rumah sudah kutata rapi, tapi maaf kalau aku tak bisa membersihkan lantai dapur sebelum pergi”. Karakter Singer dalam novel T.Singer (Dag Solstad :1999) selalu akan berhenti di mana pun dia berada, terdiam kaku, menutupi wajahnya yang sedih dengan kedua tangannya dan berkata “Tidak!Tidak!” saat kenangan-kenangan tentang pengalamannya yang memalukan datang menghampirinya. Nukilan dari kedua karya seni ter...

Senyuman Tanpa Wajah

Catatan Kuratorial untuk pameran NAMLIA.Kontemporer : Kelahiran Baru. 27-30 September 2023. De Museum Cafe JKK. Kota Lama. Kupang.N.T.T. “ Bayang-bayang adalah sebuah antara. Ia kehadiran yang bukan kehadiran. Ia kehadiran yang bukan kehadiran. Ia lahir karena pertemuan cahaya dan benda-benda. Ia tak terhambat, tapi lahir dari hambatan .” ( Matahari, Avianti Armand,2011) “Jadi karya kontemporer itu aneh-aneh, ada seniman yang pameran karyanya ber bentuk tumpukan gardus . Dia sembunyi di dalam situ, dan pas orang ada nonton dia lompat keluar”   semua seniman yang hadir di rapat persiapan pameran NAMLIA : Kelahiran Baru, tertawa mendengar tuturan dari salah seorang seniman peserta pameran saat obrolaan masuk ke topik kontemporer. Dan dari saat itu, sepertinya secara halus, tak terasa, namun ada bayang-bayang tentang kontemporer selalu bersama-sama mereka . Ia seperti menunggu untuk mengejutkan mereka dari sudut- sudut dan di waktu-waktu yang tak terduga. Seberapa jauh para ...

Belalang dari Gudang Laut

 Catatan kuratorial untuk pameran "Ti Te Pi Reme Ki" (Masih Ada Hari Esok) Refleksi Lezart Pada Tradisi Budaya Leva Nuang. 21-22 September 2023. Taman Budaya Gerson Poyk-Kota Kupang.N.T.T. Lezart dan Pausnya Dalam pengembaraannya di dunia seni visual jalanan ,Dios atau Lezart memakai   tanda berupa gambar ikan paus sebagai ciri diri dan membawa gambar mamalia laut itu berenang di tengah gelombang dan pasang surut kehidupan perkotaan. Berawal dari melihat bentuk paus   sebagai patung penghias di gapura gerbang masuk ke desa leluhurnya di Lamalera, ketertarikan, dan hubungan Lezart dengan tanda ini menjadi semakin erat oleh keinginannya untuk mengarungi lebih dalam dunia penangkapan ikan paus di Lamalera. Sebuah pengarungan yang dilakukan dengan caranya sendiri sebagai seorang seniman visual. Sebagai seorang penangkap, pada pameran ini, Dios membawa kita para penyimak karyanya, untuk bersama-sama melihat peta-peta pelayarannya dan hasil-hasil tangkapannya. Sebagai penyi...

Kupang Yang Subur : Suatu Konstelasi Keinginan

  Gerakan dan aktifitas seni visual di kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir telah melahirkan tambahan sejumlah seniman dan   komunitas seni, dengan gaya,aliran, paham, dan dengan tentu saja karakter masing-masing. Grup-grup Whassap terbentuk dan sebagian besar menjadi sarana utama untuk media komunikasi anggota komunitas, bahkan dimasukannya seseorang dalam grup menjadi salah satu penanda bahwa ia telah diterima dalam komunitas. Tak hanya di bidang seni gambar, hubungan-hubungan juga terjalin dengan komunitas seni yang lain seperti sastra, film, dan komunitas literasi. Gerakan dan aktifitas ini adalah   hasil dari pernyataan seniman dan kelompoknya sebagai pihak yang memiliki bahasa tersendiri untuk menyampaikan sesuatu yang menghantui dan selalu memburu mereka. Ilustrasi yang menurut saya dapat dipakai untuk menggambarkan suasana dihantui yang mesra dan haru biru ini adalah bagian dari sebuah cerpen dalam buku kumpulan cerita pendek karya Suwarsih Djojopuspito,Sil...

Menemukan Kupang yang Subur : Sebuah Usaha Diskusi Seni Visual di kota Kupang

                                            Kotong Bagambar-Bagambar ni untuk Sapa yang Mau Liat? Soal menggambar, melukis, dan aktifitas seni visual lainnya di kota Kupang melalui sudut padang tertentu (yang dominan) adalah tentang membuat ,bagambar, karya yang tema-temanya berupa identitas tradisional. Penekanannya pada simbol-simbol visual dari kebudayaan-kebudayaan ragam etnis yang ada di kota Kupang sebagai ibu kota provinsi. Pemakaiannya yang berulang-ulang dan telah cukup lama membuatnya menjadi semacam suatu tradisi yang mapan. Ya, tentu saja ini hanya sebuah pendapat, dan ya ini bukan satu-satunya tema yang ada di suasana berkarya di kota ini. Paling tidak ini yang terasa di dalam lingkar aktifitas seni visual yang terjadi dalam medan berkarya para komunitas seni di kota Kupang. Tema yang su kena sebut di atas bisa diperkirakan lahir dari maraknya program-program kepari...

Mereka Yang Terlambat

  Ini minggu kedua aku berkerja di tempat ini ,perpustakaan kecil milik Fakultas. Jadwal kerjanya akur dengan jam kuliahku. Berada di masa-masa akhir kuliah dengan dompet yang selalu tipis, dan waktu luang yang banyak membuatku berujung   pada mencari penghasilan tambahan. Di antara beberapa pekerjaan lain yang pernah kuambil seperti memberi les privat, menerima bayaran untuk membuat tugas-tugas kuliah berupa makalah atau karangan,dan menempel poster konser atau acara seni, yang satu ini yang paling menarik, dan juga kerja dengan suasana yang paling tenang. Hanya ada beberapa pengunjung ( Aku mendapat shift siang) yang hampir setengahnya akan tertidur setelah setengah jam mereka membaca buku. Tempat ini nyaman. Fakultas kami sepertinya sayang betul dengan ruang baca ini, pendingin ruangan selalu dirawat, koleksi-koleksi bukunya selalu bertambah, dan ada koleksi film-film bermutu bagus yang dijaga dengan baik dan masih dalam format DVD, bahkan VHS. Hal yang pernah menjadi pri...